allTOURnative Trip Organizer

Sekilas Sejarah Kota Malang

Logo Kota Malang

Kota Malang, adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Timur, Indonesia, dan merupakan kota terbesar kedua di Jawa Timur setelah Surabaya. Kota ini berada di dataran tinggi yang cukup sejuk, terletak 90 km sebelah selatan Kota Surabaya, dan wilayahnya dikelilingi oleh Kabupaten Malang. Malang dikenal dengan berbagi macam julukan sepert kota pelajar, kota bunga, kota sejarah dan kota wisata.


Seperti kota-kota lain di Indonesia pada umumnya, kota Malang baru tumbuh dan berkembang setelah hadirnya pemerintah kolonial Belanda. Fasilitas umum direncanakan sedemikian rupa agar mampu memenuhi kebutuhan keluarga Belanda. Kesan diskriminatif itu masih berbekas hingga sekarang. Misalnya Ijen Boulevard, kawasan sekitarnya hanya bisa dinikmati oleh keluarga - keluarga Belanda dan Bangsa Eropa lainnya, sementara penduduk pribumi harus puas bertempat tinggal di pinggiran kota dengan fasilitas yang kurang memadai. Kawasan elit yang masih terjaga itu sekarang bagai monumen yang menyimpan misteri dan seringkali mengundang keluarga-keluarga Belanda yang pernah bermukim disana untuk bernostalgia. Hal ini menjadikan kawasan Ijen Boulevard sebagi salah satu destinasi wisata di kota Malang.

Tugu Balaikota Malang
Malang secara resmi menjadi wilayah Kotapraja pada tanggal 1 April 1914, yang kemudian ditetapkan sebagai tanggal kelahiran kota Malang. Pada masa penjajahan kolonial Hindia Belanda, daerah Malang dijadikan wilayah Gemente (Kota). Sebelum tahun 1964, dalam lambang kota Malang terdapat tulisan Malang namaku, maju tujuanku terjemahan dari Malang nominor, sursum moveor. Ketika kota ini merayakan hari ulang tahunnya yang ke-50 pada tanggal 1 April 1964, kalimat tersebut berubah menjadi Malangkuçeçwara atas usulan dari almarhum Prof. Dr. R. Ng. Poerbatjaraka.



Malangkuçeçwara terdiri atas 3 kata, yakni mala yang berarti kecurangan, kepalsuan, dan kebatilan; angkuça (baca: angkusha) yang berarti menghancurkan atau membinasakan; dan Içwara (baca: ishwara) yang berarti Tuhan. Sehingga, Malangkuçeçwara berarti Tuhan telah menghancurkan kebatilan. Inilah yang kemudian menjadi semboyan dari kota Malang.

Sumber : Wikipedia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar